Pelatihan Pemanfaatan Balanced Score Card untuk Puskesmas
Hari itu adalah hari istimewa karena kami akan mendapat kunjungan dari Tim FKM Unair untuk mendampingi puskesmas selama 10 – 12 bulan sehingga bisa memanfaatkan Balanced Score Card. Asing dengan istilah ini ? Sayapun dulu begitu. Karena memang konsep ini bukan konsep yang biasa ada di kosa kata kesehatan. Lebih sering bila bicara tentang BSC (demikian kita menyingkatnya) adalah pada kebijakan manajemen perusahaan2 besar. Karena itu jadi agak istimewa ketika bentuk manajemen ini diterapkan di puskesmas.
Sudah beberapa waktu yang lalu saya menyampaikan ini kepada staf untuk persiapan karena kami akan mengadakan pelatihan yang akan membuat staf harus merelakan waktu sore harinya demi melaksanakan beberapa tugas yang diberikan.
Kabar tentang bagaimana sebuah puskesmas yang sudah bisa menjalankan konsep BSC akan bisa menjadi puskesmas entrepreneur tentu saja jadi harapan kami semua. Terlebih karena tahun 2009 ini menjadi momen penting di puskesmas Krejengan. Selain momentum yang berkaitan dengan pelatihan selama 1 tahun ini juga kami sudah memiliki panggon baru untuk rawat inap. Karena itu harapannya di tahun 2009 ini kami akan punya gairah baru untuk berubah makin menuju kepada kebaikan.
Jam 9.45 tim yang dipimpin ibu Drg. Nyoman Anita dan teman-teman (mba Erna, mas Ilham, mba …, dan supir) sampai di halaman puskesmas Krejengan. Karena ngga jadi mampir di dinkes maka mereka lebih cepat sampai ke Puskesmas meski harus tersesat dulu sampai ke Alun-alun Kraksaan.
Para tamu sempat terhenti melihat pelayanan loket sebentar dan kemudian akhirnya kami persilahkan masuk ke ruangan pertemuan (yang sebenarnya adalah ruangan kepala puskesmas). Karena terbatas tak heran ada staf yang berminat mengikuti acara ini setelah selesai pelayanan terpaksa mengikuti dari luar dinding ruangan.
Berhubung bulan puasa, maka tim tidak kami suguhi apa-apa selain disuguhi presentasi tentang puskesmas krejengan itu sendiri. Pada saat presentasi tentang puskesmas sudah hampir tuntas, Tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo yang dikepalai bu Dr. Hj. Maimunah Wasil hadir di puskesmas. Bu Mai, menyampaikan permohonan maaf kadinkes dan sambutan selamat datang kepada Tim Entrepreneur. Selanjutnya Materi pun dimulai.
Diakhir pelajaran bu Nyoman merasa kami semua sudah ngantuk .. karena memang cocok dengan suasana bulan puasa, maka dipanggillah mba Erna untuk memimpin kami senam dengan yel-yel yang lucu-lucu .. tak urung ngantuk pun hilang dan kami menuntaskan materi pelatihan dengan kemudian dilanjut ke Permainan-Permainan.
Demikianlah latihan di hari pertama, cerita tentang Permainan karena ada hikmahnya bagi kami saya buat postingan tersendiri.

kabar selanjutnya dong… gimana ahirnya tentang penerapan BSC di PKM ?
… lalu gimana dong terusannya kini….