Calon Jemaah Haji Divaksin Meningitis dan Influenza

Standard

Bantul, Kompas -  Sebanyak 822 calon jemaah haji dan 5 orang petugas pedamping dari Kabupaten Bantul mulai menjalani pemeriksaan kesehatan. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, selain diberi vaksin meningitis mereka juga disuntik vaksin influenza.

Pemberian vaksin influenza karena secara umum sedang terjadi pandemi flu dengan meluasnya penyakit H1N1. Alasan itulah yang mendorong pemerintah Arab Saudi memberlakukan aturan vaksin influenza bagi calon jemaah sebelum memasuki negara mereka, kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, dr Siti Noor Zaenab Syech Said, Selasa (6/10).

Menurutnya, vaksin meningitis dan influenza menjadi syarat wajib bagi calon jemaah. Vaksin meningitis berfungsi untuk menangkal penyakit radang selaput otak. Berada dalam kondisi di tengah jutaan manusia dari berbagai daerah sangat rentan bagi penularan penyakit radang selaput otak. Makanya harus ada sistem imun yang kuat, katanya.

Meski vaksin meningitis sempat menjadi perdebatan karena mengandung enzim babi, namun bagi Ispan (63), calaon jemaah dari Kecamatan Banguntapan mengaku siap diberi vaksin tersebut. Menurutnya, dalam kondisi darurat sesuatu yang haram bisa menjadi halal. Sampai sekarang belum ada vaksin pengganti meningitis, sehingga pemerintah tetap menggunakan vaksin tersebut.

Ispan mengatakan sebelum diperiksa di kantor dinas kesehatan terlebih dahulu ia menjalani pemeriksaan di tingkat puskesmas. Di puskesmas saya diperiksa laborat lengkap mulai dari urine dan darah. Saya juga harus menyertakan hasil rongsen dan tes EKG, ujarnya.

Untuk mengurus pemeriksaan di tingkat puskesmas ia menghabiskan uang sekitar Rp 200.000. Untuk memperoleh vaksin meningitis dan influenza mereka diwajibkan membayar Rp 50.000. Petugas ada yang menawari vitamin seharga Rp 119.000, tetapi saya tolak karena saya sudah punya vitamin, katanya.

Menurut Nadhif, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor De partemen Agama Kabupaten Bantul, rombongan jemaah haji asal Bantul akan diberangkatkan tanggal 13-15 November mendatang. Mereka masuk dalam rombongan gelombang II.

Saat ini kantor kami banyak melayani surat permintaan surat keterangan untuk mengurus cuti terutama untuk kalangan pegawai negeri sipil dan swasta, ujarnya. (ENY)  

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s