Uji Klinik

Standard

(090722) -- BEIJING, July 22, 2009 (Xinhua) -- A medical staff displays A/H1N1 influenza vaccines in Beijing, capital of China, July 22, 2009. Sinovac Biotech Co. Ltd. began clinical test on A/H1N1 influenza vaccines Wednesday in Beijing. The volunteers will inoculate the first batch of A/H1N1 influenza vaccines in a week and the research will be completed in September. (Xinhua/Xing Guangli) (axy)

Cermin Dunia Kedokteran 25

Sekitar separuh dari penelitian-penelitian yang dimuat dalam majalah-majalah terkenal di dunia menggunasalahkan statistik, demikian dikutip Dr. Arini Setiawati dalam tulisannya pada nomor ini. Mungkin sedikit mengagetkan kita, tetapi sekaligus ini juga membuka mata kita mengenai sulitnya melakukan penelitian kedokteran secara benar. Itu pun baru satu aspek dari penelitian, segi statistiknya, belum aspek lainnya. Dengan harapan mengembangkan kualitas serta kuantitas penelitian kedokteran di Indonesia, nomor CDK kali ini menyorot uji klinik secara khusus. dr. Armen Muchtar mengawali nomor ini dengan membahas Prinsip Dasar Uji Klinik. Prinsip-prinsip dasar ini harus dipahami benar-benar. Melakukan uji klinik secara sembarangan berarti membuang biaya besar, memboroskan waktu, membahayakan subyek manusia dalam uji klinik itu, serta hasilnya menyesatkan dokter-dokter lain yang mempercayai hasil uji tsb, sehingga akhir-nya dapat membahayakan banyak orang.

Sila mengunduh melalui link ini

dragus.cn, other pieces of mine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s