Masalah Saluran Cerna

Standard

skt prt(1)

Cermin Dunia Kedokteran 29

Penyakit saluran pencernaan, terutama gastroenteritis akuta, masih merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia. Namun untuk golongan sosioekonomik menengah ke atas, pola morbiditas nampaknya mulai berubah menjurus ke arah pola di negara-negara maju. Gastroenteritis akuta tidak lagi menjadi masalah yangamat gawat. Kedudukannya digantikan oleh diare kronik, ulkus peptikum, penyakit inflamatorik kolon dsb. Inilah yang akan dibicarakan dalam CDK nomor ini. Pada bagian pertama disajikan masalah Nyeri epigastrik, yang akan dibahas oleh Dr. Sujono Hadi. Terlalu sering kita mendengar keluhan nyeri epigastrik. Maka terlalu sering juga diremehkan, dengan mencapnya sebagai gastritis atau ulkus peptikum. Padahal masih banyak penyebab yang lain, yang memerlukan pengelolaan yang berbeda. Dalam artikel ini dipaparkan secara lengkap penyebab dan pengelolaannya. Berikutnya adalah artikel dr. Suharyono mengenai diare kronik pada bayi dan anak. Berbeda dengan diare akut yang self-limiting dan penanganannya relatif sederhana, diare kronik memerlukan pengetahuan yang mendalam mengenai penyebab serta cara mengenalnya. Kadang kala memang sederhana. Dengan mengganti merek susunya saja, diare telah dapat diatasi. Namun tak jarang diperlukan juga pemeriksaan yang intensif. Gangguan pencernaan yang berat kadang kala memerlukan nutrisi parenteral agar masukan kalori, protein dan bahan makanan lain mencukupi. Ini dibahas oleh dr. Hendrotomo dan dr. Muhardi.

Sila mengunduh melalui link ini

dragus.cn, other pieces of mine

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s